Kecelakaan Kerja di PT OSS Konawe, Karyawan Alami Cacat Kaki Akibat Terjatuh di Area Mesin Penghancur Batu

Berita634 Dilihat

Konawe, netjournal.id – Seorang karyawan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial SN (31), mengalami kecelakaan kerja serius pada Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 09.10 WITA. Insiden tersebut mengakibatkan korban mengalami cedera parah pada telapak kaki kanannya.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi saat SN, yang bertugas di Divisi Conveyor, sedang melakukan kegiatan pembersihan rutin. Korban dilaporkan tergelincir dan terjatuh di area “panbel” atau sabuk segitiga mesin penghancur batu. Akibatnya, kaki kanan SN masuk ke dalam mesin tersebut, menyebabkan telapak kakinya hancur hingga ke bagian mata kaki.

Dalam kondisi terluka parah, korban sempat berupaya mencari pertolongan dengan berjalan sekitar 10 meter sambil menahan rasa sakit, sebelum akhirnya terlihat dan mendapat bantuan dari rekannya.

Istri korban, Esti (29), saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi pada pukul 09.10 WITA. Esti juga menyampaikan bahwa suaminya kini telah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bahteramas, setelah sebelumnya sempat mendapatkan penanganan awal di klinik milik PT OSS.

“Dia masih shock,” ujar Esti. “Dia jalan seperti biasa dia tahan sakitnya, dia pergi minta tolong karena belum ada yang lihat sekitar 10 meter baru dilihat sama temannya.”

Esti berharap pihak perusahaan bertanggung jawab penuh atas insiden yang menimpa suaminya hingga pulih. “Kalau saya deela berharap pertanggungjawaban perusahaan sampai dia sembuh karena suamiku ini kasihan sudah cacat mi,” tuturnya.

Menanggapi insiden ini, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Haswandy, mengungkapkan bahwa pihaknya baru menerima laporan awal.

“Baru masuk laporannya,” kata Haswandy saat dikonfirmasi via WhatsApp. “Saat ini tim pengawasan masih memastikan kronologi kejadian di lapangan.”

Pihak keluarga korban menginformasikan bahwa dari pihak perusahaan OSS rencananya akan mengunjungi korban terkait insiden ini.

 

Laporan : Tim Redaksi

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *