Proyek Jalan Swakelola Asinua Disorot Warga, Dianggap Tidak Transparan

Berita895 Dilihat

Konawe, netjournal.id – Proyek peningkatan jalan kelurahan Asinua, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), disorot warga karena diduga Markup.

Pasalnya, pekerjaan yang menelan anggaran kurang lebih Rp 200 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Tambahan Pendanaan Kelurahan (DOK) APBN, tidak jelas peruntukannya. Sebab papan informasi di lokasi pekerjaan tersebut tidak dipasang.

Salah satu warga Kelurahan Asinua, Anas Tamrin, membeberkan jika pekerjaan tersebut rawan akan adanya Markup. Karena dilokasi pekerjaan tak ada papan informasi yang dipampang dilokasi pekerjaan agar masyarakat bisa mengetahuinya.

“Ini pekerjaan jalan selain rawan Markup juga bisa gagal kontruksi. Sebab ada dua aitem pekerjaan Deuker yang sudah retak karena dibagian sayap atau talut kanan kiri tidak bersambung dengan baik, alias tidak ada besi pengikat,” ujar Anas.

Sementara untuk jalan sendiri, dari segi timbunan juga tidak memenuhi spesifikasi karena memakai timbunan kupasan, yang seharusnya memakai timbunan gunung, agar pada saat pemadatan tidak labil.

“Saya sudah konsultasi ke pihak teknis, kalau pekerjaan yang dilakukan secara swakelola ini tidak memenuhi syarat atau mutu,” kata Anas.

“Betul memang ini pekerjaan masih berjalan tapi dari sisi pemakaian material dan sebagainya sudah salah. Saya pastikan kalau nanti tim PHO datang memeriksa pekerjaan ini pasti menjadi temuan,” cetusnya.

Dikonfirmasi terpisah melalui telepon, Lurah Asinua mengatakan tidak boleh dipersoalkan karena saat ini masih sementara proses pengerjaan. Nanti bisa dipersoalkan jika pengerjaan sudah selesai.

“Itu pengerjaan kan masih berlangsung Dinda, belum selesai. Dan itu belum juga diperiksa atau di pho,” kata Sajirun.

Terkait papan informasi proyek, Sajirun bilang masih dalam percetakan. Intinya kata dia, anggarannya tidak seberapa, karena ini hanya untuk sarana dan prasarana saja, ada item pembiayaan lain yang dibiayai.

“Nanti itu kita akan pasang papan informasinya Dinda. Harusnya kalian itu bantu backup saya, biar tidak ada riak-riak,” pintanya diujung telepon.

 

 

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *