Progres Proyek Jalan Mulus di Koltim dan Butur Sultra Capai 70 Persen

Daerah636 Dilihat

Kendari, netjournal.id – Program Jalan Mulus Antar Wilayah (Jamaah) yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) dan Wakil Gubernur Hugua menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Dua ruas jalan provinsi yang menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dan Buton Utara (Butur) kini telah mencapai progres pekerjaan sekitar 70 persen. Capaian ini menjadi indikasi positif terhadap upaya peningkatan konektivitas antar wilayah di Sultra.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Pahri Yamsul, membenarkan bahwa pekerjaan fisik masih terus diakselerasi, terutama pada tahap pengaspalan badan jalan.

“Progres saat ini sekitar 70 persen, sementara terus dikebut,” ujar Pahri saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/11/2025), seraya menambahkan bahwa dua ruas ini merupakan pengerjaan jalan paling panjang yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025.

Secara rinci, proyek di Buton Utara dikerjakan pada ruas Simpang Tiga Bubu – Ronta dengan total panjang 11,78 kilometer. Pembangunan jalan ini menelan anggaran senilai Rp33,9 miliar dan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana, PT Wiratama Karya Nugraha.

Sementara itu, di Koltim, pekerjaan berfokus pada ruas jalan dari Kecamatan Polipolia hingga perbatasan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sepanjang 10,5 kilometer, dengan nilai kontrak Rp30,2 miliar yang ditangani oleh PT Bangun Lindo Karya Lutama.

Pembangunan infrastruktur ini selaras dengan komitmen Gubernur Andi Sumangerukka yang menjadikan sektor ini sebagai prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

Gubernur ASR menegaskan bahwa, meskipun Butur menjadi salah satu titik fokus tahun ini, seluruh daerah akan mendapatkan porsi pembangunan secara bertahap dan terencana.

“Roadmap lima tahun telah disusun agar pembangunan infrastruktur, termasuk di Buton Utara, menjadi prioritas,” kata Gubernur ASR di Kendari, Jumat (12/9) lalu.

Targetnya, seluruh ruas jalan provinsi dapat ditingkatkan dan disempurnakan secara menyeluruh hingga masa jabatannya berakhir, demi mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

 

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *