KENDARI, NETJOURNAL.ID – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2008-2013 dan 2013-2018, Dr. H. Nur Alam, menggelar buka puasa bersama ratusan warga di Kelurahan Watu Watu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, pada Jumat (29/3/2024).
Acara tersebut juga dihadiri oleh mantan pejabat-pejabat di Provinsi dan Kota Kendari. Dalam kesempatan itu, Nur Alam menceritakan kasus yang dialaminya sehingga tidak ada silaturahmi antara dirinya dan masyarakat selama kurang lebih enam tahun.
Pada momen Ramadan ini, Nur Alam secara tegas menyatakan dukungannya kepada Tina Nur Alam sebagai Calon Gubernur Sultra dan Giona Nur Alam sebagai Calon Wali Kota Kendari.

“Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara dan Pemilihan Wali Kota Kendari yang akan dilaksanakan serentak pada akhir tahun 2024 ini akan diikuti oleh anggota DPR RI Dra Hj Tina Nur Alam sebagai calon Gubernur dan Giona Tina Nur Alam sebagai Calon Wali Kota Kendari,” ujar Nur Alam.
Nur Alam mengatakan bahwa kedua tokoh tersebut sangat memenuhi kriteria, syarat, dan pengalaman untuk memimpin daerah.
“Ibu Tina Nur Alam pernah menjadi ASN kurang lebih 20 tahun, pernah menjabat ketua umum tim PKK Sultra dan saat ini anggota DPR RI dua periode. Begitu juga dengan Giona Nur Alam yang saat ini memimpin organisasi sayap Partai dan organisasi lainnya serta sejumlah pengalaman untuk memimpin daerah,” katanya.

Terkait pintu pencalonan, Nur Alam mengatakan bahwa saat ini masih terus dilakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik dan semuanya terjalin baik.
“Insyaallah, keduanya akan didukung full dan saya yang akan menjadi mentornya. Baik di Pilgub maupun di Pilwali Kendari,” tegasnya.
Nur Alam menambahkan bahwa dukungannya kepada Tina dan Giona bukan dalam kategori dinasti politik, apalagi rakus atau haus akan kekuasaan.
“Ada yang menganggap bahwa itu Dinasti. Tetapi saya ini bukan lagi berkuasa atau menjabat. Begitu juga rakus kekuasaan itu jauh. Karena itu mari bersama-sama mendukung Tina Nur Alam maju sebagai calon Gubernur dan Giona di Calon Wali Kota Kendari,” tutupnya. (Red.)






