RSUD Konawe Bungkam Usai Tolak Pasien Hamil Asal Kecamatan Latoma

Daerah255 Dilihat

KONAWE, NETJOURNAL.ID – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Konawe menuai sorotan tajam. Seorang pasien ibu hamil asal Puskesmas Kecamatan Latoma dilaporkan mendapat penolakan dari pihak rumah sakit tanpa alasan yang jelas, meski kondisi pasien dalam keadaan darurat medis.

Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam dari pihak keluarga. Menurut keterangan keluarga pasien, kondisi ibu hamil tersebut sudah sangat kritis saat tiba di RSUD Kab. Konawe. Selain air ketuban yang telah pecah, pasien juga memiliki riwayat persalinan melalui operasi Caesar (SC), yang seharusnya mendapatkan penanganan medis segera.

“Rumah sakit ini tidak menerima pasien BBLN. Kenapa bisa begini? Padahal air ketubannya sudah pecah,” ujar salah satu anggota keluarga pasien dengan nada kecewa melalui rekaman suara WhatsApp, Selasa (5/5/2026).

Keluarga menyesalkan sikap pihak rumah sakit yang dianggap tidak memprioritaskan keselamatan nyawa ibu dan anak. Menurut mereka, prosedur darurat seharusnya didahulukan mengingat risiko tinggi yang dihadapi pasien.

“Baru dia riwayat SC, sebenarnya harus mereka tindaki cepat. Ibunya dulu diselamatkan karena sudah pecah air ketubannya tadi,” tambah keluarga pasien.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak manajemen RSUD Kabupaten Konawe. Namun, Direktur maupun Humas RSUD Konawe memilih bungkam dan tidak memberikan respon saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Akibat penolakan tersebut, pasien terpaksa segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara guna mendapatkan perawatan intensif dan tindakan medis yang diperlukan.

Keluarga berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe dan instansi terkait agar pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat, dapat lebih manusiawi dan profesional.

 

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *