Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah, DPRD dan Pemda Konawe Sukseskan GPM di ICP

Daerah300 Dilihat

KONAWE, NETJOURNAL.ID – Sinergi antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe terus diperkuat dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi warga. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui suksesnya penyelenggaraan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Pelataran Pelayanan Publik ICP Konawe pada tanggal (15/9/2026).

Kegiatan strategis ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe guna memastiikan keterjangkauan harga kebutuhan pokok, menjaga stabilitas pasokan, serta meredam laju inflasi daerah demi melindungi daya beli masyarakat.

Agenda pembukaan GPM tersebut turut dihadiri oleh Anggota dan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, unsur Forkopimda Konawe, Sekretaris Daerah Konawe, jajaran Pimpinan OPD, perwakilan BPS, Perum Bulog, serta ratusan masyarakat Kabupaten Konawe.

Dalam sambutannya, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T. menegaskan bahwa GPM merupakan langkah nyata pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan pangan warga terpenuhi dengan harga terjangkau.

β€œHal ini penting untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi. Sinergi antara Pemkab Konawe, Pemprov Sultra, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus kita dorong,” ujar Bupati Yusran.

Bupati juga mengimbau warga agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) dan menegaskan bahwa Pemkab Konawe bersama aparat terkait akan memantau ketat rantai distribusi untuk mencegah praktik penimbunan bahan pokok.

Selain stabilitas harga, peningkatan produksi pertanian di tingkat tapak turut menjadi perhatian utama. Bupati mengapresiasi keberhasilan program penanaman padi melalui cetak sawah rakyat di Kecamatan Lambuya sebagai bukti optimalisasi potensi lahan dan sumber daya air Konawe di tengah tantangan cuaca kering.

Bupati Yusran juga memaparkan capaian impresif pertumbuhan ekonomi Kabupaten Konawe yang menembus angka 14,94 persen menempatkan Konawe di posisi keempat tertinggi secara nasional. Namun, ia menekankan bahwa capaian tersebut harus berbanding lurus dengan penurunan angka kemiskinan dan kesejahteraan riil masyarakat.

Pihak DPRD Kabupaten Konawe menyambut positif pelaksanaan GPM di ICP Konawe ini. Lembaga legislatif berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengawasan anggaran dan kebijakan sektor pangan, guna memastikan program intervensi pasar serta penguatan produksi pertanian lokal benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan petani dan seluruh warga Kabupaten Konawe. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *