Antrean Panjang BBM di SPBU Unaaha, Warga Keluhkan Pembatasan dan Beralihnya Pengguna Pertamax

Daerah205 Dilihat

KONAWE, NETJOURNAL.ID – Antrean panjang kendaraan pengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite mengular di SPBU Unaaha pada Selasa (8/9/2026). Pemandangan ini melibatkan puluhan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang harus rela mengantre hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM bersubsidi tersebut.

Kondisi ini memicu keluhan dari sejumlah masyarakat yang menggantungkan mobilitas harian mereka pada ketersediaan Pertalite. Salah seorang warga yang ikut mengantre mengungkapkan rasa kecewanya terhadap situasi yang terus berulang ini.

“SPBU Unaaha harus ditambah kuotanya, bukannya membatasi motor yang antre. Saat ini pengantri motor Thunder atau sejenisnya bahkan sudah tidak diizinkan lagi,” ujarnya di lokasi.

Ia menilai, lonjakan antrean ini salah satunya dipicu oleh banyaknya pemilik kendaraan yang sebelumnya menggunakan Pertamax kini berbondong-bondong beralih ke Pertalite. Kondisi tersebut membuat beban SPBU Unaaha semakin berat dan antrean tak terhindarkan.

Aturan baru di lapangan juga dinilai semakin menyulitkan warga, terutama mereka yang datang dari wilayah pelosok. Saat ini, sepeda motor hanya diizinkan mengisi BBM sebanyak satu kali dalam sehari.

“Kasihan warga dari pelosok yang jauh harus datang mengantre langsung di SPBU. Sekali mengantre bisa butuh waktu sampai 2 jam,” tambahnya.

Warga berharap pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait dapat segera mengevaluasi kebijakan serta menambah kuota distribusi Pertalite di SPBU Unaaha agar pelayanan kembali normal dan tidak merugikan masyarakat luas. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *