DPRD Konawe Kawal Ketahanan Pangan Nasional Lewat Tanam Perdana Cetak Sawah Rakyat di Lambuya

Daerah471 Dilihat

KONAWE, NETJOURNAL.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe menegaskan komitmen penuh dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan serta optimalisasi sektor pertanian.

Dukungan strategis tersebut ditunjukkan dalam kegiatan Tanam Perdana Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 1.998 hektare yang dilaksanakan di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan penanaman padi perdana ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, pimpinan serta anggota DPRD Konawe, unsur Forkopimda, Pemkab Konawe, dan kelompok tani setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk mendampingi penuh para petani guna menyukseskan program swasembada pangan nasional.

“TNI siap hadir dan berjalan berdampingan bersama para petani di lapangan. Pembukaan lahan sawah baru dan program Cetak Sawah Rakyat ini bukan sekadar target fisik, melainkan bentuk pengabdian untuk memastikan ketersediaan dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga secara berkelanjutan,” tegas Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Ir. Hugua menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi solid lintas sektor yang terjalin di Kabupaten Konawe.

“Kabupaten Konawe adalah tulang punggung lumbung pangan Sulawesi Tenggara. Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemkab Konawe, TNI, dan seluruh lapisan masyarakat tani, percepatan perluasan areal tanam ini dipastikan akan mendongkrak produktivitas sekaligus meningkatkan tingkat kesejahteraan ekonomi para petani kita,” ungkap Ir. Hugua.

Pihak DPRD Kabupaten Konawe menyambut positif momentum tanam perdana ini dan berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan serta penganggaran daerah yang berpihak pada pembangunan sarana prasarana pertanian, demi mewujudkan Konawe sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *