Konawe, netjournal.id – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe dilaporkan tengah intensif melaksanakan kegiatan reses di daerah pemilihan (Dapil) mereka selama bulan Februari 2025. Aktivitas turun langsung ke tengah masyarakat ini menjadi agenda rutin anggota dewan untuk menyerap aspirasi konstituennya secara langsung.
Reses periode ini dimanfaatkan para wakil rakyat untuk mendengarkan berbagai masukan dan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Isu-isu yang mengemuka dalam pertemuan antara anggota DPRD dan warga meliputi permintaan perbaikan infrastruktur dasar, seperti pengaspalan jalan desa yang menjadi prioritas di beberapa wilayah, serta perhatian terhadap pengembangan seni dan budaya lokal, dan kebutuhan di sektor pertanian.

Anggota DPRD Konawe yang menggelar reses, seperti I Made Asmaya, S.Pd., M.M. di Dapilnya, dan M. Farhan Nur Hisyam yang mengadakan pertemuan di Desa Ahuawatu, Kecamatan Pondidaha, secara aktif mencatat setiap aspirasi yang disampaikan warga. Mereka menjelaskan bahwa kegiatan reses merupakan jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, di mana usulan yang terkumpul akan menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD.

“Kami datang langsung untuk mendengarkan apa yang menjadi prioritas dan kebutuhan mendesak masyarakat. Semua aspirasi yang disampaikan, mulai dari jalan, masalah pertanian, hingga pelestarian budaya, akan kami catat dan perjuangkan agar bisa terakomodasi dalam perencanaan dan penganggaran APBD,” ujar salah seorang anggota DPRD Konawe, menegaskan komitmennya.
Hasil dari kegiatan reses ini akan dirumuskan menjadi dokumen pokok-pokok pikiran DPRD yang selanjutnya akan diserahkan kepada pihak eksekutif untuk dipertimbangkan dalam penyusunan rancangan kebijakan dan program pembangunan daerah. Diharapkan, proses ini dapat memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Konawe.
Laporan : Tim Redaksi












