Miliaran Rupiah Amblas, Box Culvert Latoma Ambruk Sebelum Genap Setahun

Berita1565 Dilihat

Konawe, netjournal.id – Proyek Pembangunan Box Culvert Jaring Jalan Kecamatan Latoma senilai Rp2.650.000.000 yang dimenangkan oleh CV. KARYA MANDIRI kini menjadi sorotan tajam akibat pengerjaan yang jauh dari standar kelayakan.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa proyek yang dibiayai dari anggaran tahun 2024 ini diduga kuat mengalami mark up signifikan. Konstruksi yang dihasilkan terbukti asal-asalan dengan kualitas material yang tidak memenuhi standar teknis minimal, sehingga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Dugaan Pembangunan Box Culvert Jaring Jalan Kec. Latoma sebanyak Rp2.650.000.000 diduga mark up, telah jelas hasil pekerjaan tersebut asal-asalan sangat memungkinkan gagal konstruksi dengan material yang tak memenuhi standar,” ungkap sumber yang mengetahui kondisi proyek tersebut, pada hari Selasa (18/3/2025).

Yang lebih mengkhawatirkan, meski baru dilakukan perbaikan pada Februari 2025, konstruksi tersebut kembali mengalami kerusakan parah. Hal ini semakin menguatkan indikasi penggunaan material substandar dan proses pengerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Ketika dikonfirmasi terkait kerusakan yang terjadi, pihak kontraktor hanya memberikan jawaban yang tidak meyakinkan. “Sudah saya laporkan di PU,” ujar perwakilan CV. KARYA MANDIRI. Mereka juga beralasan, “Perbaikan setelah cuaca bagus,” dan mengklaim, “Ini sudah satu kali perbaikan di bulan 2 kemarin,” serta menekankan, “Ini masa pemeliharaan sampai bulan 6.”

Proyek yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Konawe ini patut dipertanyakan proses pengawasannya. Kontraktor pelaksana terkesan mengabaikan standar mutu konstruksi yang berlaku.

Kegagalan konstruksi yang berulang dalam waktu singkat ini menimbulkan pertanyaan serius tentang integritas pengadaan proyek dan penggunaan anggaran publik. Masyarakat menuntut adanya investigasi mendalam terhadap proyek ini dan pertanggungjawaban dari semua pihak yang terlibat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *