KONAWE, NETJOURNAL.ID – Kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol Martinus Hukom, ke Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, menarik perhatian. Dalam kunjungan ini, dia meninjau kesiapan sarana dan prasarana Badan Narkotika Kabupaten Konawe yang akan segera menjadi Badan Narkotika Nasional (BNN) Konawe.
Dalam sambutannya, Komjen Martinus Hukom menggarisbawahi pentingnya perang melawan narkoba. Menurutnya, ini bukan hanya tugas BNN atau Polri, melainkan tanggung jawab bersama semua pihak. Narkoba merupakan ancaman serius bagi kemanusiaan, terutama generasi muda.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas BNN, bukan hanya tugas Polri namun menjadi tugas semua pihak,” ujar Komjen Martinus Hukom
Dia juga menyoroti daerah dengan pertumbuhan ekonomi tinggi yang rentan terhadap peredaran narkoba. Para bandar narkoba memanfaatkan peluang bisnis menggiurkan di daerah-daerah semacam ini.
Komjen Martinus Hukom menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam menghentikan peredaran narkoba. Upaya ini adalah bentuk cinta kepada bangsa dan negara, serta kesempatan untuk mewujudkan Indonesia emas 2045.

“Saat ini kita sedang menyelamatkan generasi muda untuk mewujudkan Indonesia emas 2045, kita gunakan kepercayaan ini sebagai wujud cinta kita kepada bangsa dan negara,” tutup Komjen Martinus Hukom.
Setelah memberikan sambutan, Komjen Martinus Hukom mengunjungi kantor BNN Kabupaten Konawe dan menandatangani plakat sebagai tanda komitmen dalam memerangi narkoba. Semoga langkah ini membawa manfaat bagi generasi muda dan masa depan Indonesia. (Red.)










