BUTENG, NETJOURNAL.ID – Pasangan calon Bupati Kabupaten Buton Tengah (Buteng) nomor urut dua, La Andi-Abidin, memimpin elektabilitas dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dengan persentase mencapai 55,25 persen, berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Sulawesi (LSS).
Pasangan ini menunjukkan dominasi yang signifikan dalam bursa Pilkada tahun ini, mengungguli pasangan lainnya dengan margin yang cukup lebar.
Posisi kedua dalam survei ditempati oleh pasangan calon nomor urut satu, Azhari-Muh Adam Basan, yang meraih elektabilitas sebesar 37,50 persen.
Dengan selisih yang cukup mencolok, yakni lebih dari 10 persen, analisis survei mengindikasikan bahwa untuk pasangan calon lainnya, mengejar ketertinggalan tersebut menjelang pemungutan suara pada 2024 akan menjadi tantangan berat.
“Dengan selisih elektabilitas yang mencapai lebih dari 10 persen, sulit bagi pasangan lainnya untuk mengejar ketertinggalan dalam waktu yang tersisa menjelang pemungutan suara,” ungkap Tanzil, Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Sulawesi, dalam konferensi pers yang digelar di sebuah warung kopi di Kendari pada Sabtu (23/11/2024).
Survei ini dilaksanakan pada 15 hingga 22 November 2024, melibatkan 400 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Buton Tengah.
Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode multistage random sampling, yang bertujuan untuk mendapatkan representasi yang akurat dari populasi pemilih di daerah tersebut. Survei ini memiliki margin of error sebesar ±5 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Proses wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur untuk memperoleh data yang valid dan terpercaya. Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan akurasi dan kualitas hasil survei, tim survei juga melakukan kontrol kualitas terhadap 20 persen dari total sampel dengan mendatangi kembali responden terpilih.
“Hasil kontrol kualitas menunjukkan tidak ada kesalahan signifikan yang dapat memengaruhi hasil akhir survei,” jelas Tanzil lebih lanjut.
Meskipun pasangan La Andi-Abidin memimpin, hasil survei juga menunjukkan adanya 5 persen responden yang masih merahasiakan pilihan mereka, serta 2,25 persen responden yang tidak memberikan jawaban.
Angka-angka ini menunjukkan adanya segmen pemilih yang belum membuat keputusan final menjelang hari pemungutan suara, yang bisa menjadi variabel yang mempengaruhi pergeseran elektabilitas pada saat terakhir.
Tanzil juga memprediksi bahwa tren elektabilitas pasangan La Andi-Abidin kemungkinan besar akan bertahan hingga hari pencoblosan, meskipun masih ada waktu bagi dinamika politik untuk berkembang.
Menurutnya, meskipun ada kemungkinan perubahan, dengan perbedaan elektabilitas yang cukup besar dan waktu yang semakin terbatas, sulit bagi pasangan lain untuk mengejar ketertinggalan yang ada.
“Saat ini, pasangan La Andi-Abidin menunjukkan tren yang cukup stabil dan kami memperkirakan hal ini akan tetap bertahan hingga hari pencoblosan. Namun, kami tetap memantau perkembangan ini dengan seksama,” ujar Tanzil.
Dengan hanya beberapa minggu tersisa hingga pemilihan, hasil survei ini memberikan gambaran jelas mengenai elektabilitas calon-calon kepala daerah di Kabupaten Buton Tengah dan menunjukkan potensi La Andi-Abidin untuk meraih kemenangan dalam Pilkada 2024, meskipun segala kemungkinan masih bisa terjadi.







