Banggar DPRD Konawe Minta Anggaran TP-PKK Rp1,9 Miliar Di-rasionalisasi

Daerah128 Dilihat
KONAWE, NETJOURNAL.ID – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Konawe meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk melakukan rasionalisasi terhadap alokasi anggaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dalam Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027.
Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat konsultasi pembahasan Rancangan KUA-PPAS Kabupaten Konawe TA 2027 yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Konawe, H. A. Ginal Sambari, S.Sos., M.Si., pada Jumat (7/8/2026).
Dalam dokumen yang dibahas, usulan anggaran TP-PKK tercatat mencapai Rp1,9 miliar. Anggaran tersebut terbagi ke dalam dua item pembiayaan, yakni belanja operasional sebesar Rp1,3 miliar dan belanja modal sebesar Rp669 juta.
Ketua Komisi III DPRD Konawe, Ginal Sambari, menilai lonjakan anggaran tersebut perlu ditinjau ulang karena dianggap kurang sebanding dengan capaian kinerja di lapangan.
“Di tahun-tahun sebelumnya, anggarannya paling besar Rp1 miliar, tetapi hasilnya kelihatan. Sekarang anggarannya membengkak, tetapi hasil atau capaian yang terlihat belum sebanding,” ujar Ginal.
Ginal menekankan bahwa sorotan terhadap anggaran ini menyasar efektivitas program, terutama pengeluaran yang dialokasikan untuk kegiatan luar daerah.
“Anggaran itu menjadi kecil ketika digunakan untuk perjalanan dinas keliling Indonesia. Kita ingin programnya yang dirasionalisasi, bukan dihapus. Tolong dicatat, kita rasionalkan, bukan dihapus,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, anggota Banggar DPRD Konawe, Fakrudin, S.Hut., memberikan gambaran mengenai pentingnya kalkulasi ulang pengeluaran kegiatan agar lebih efisien dan terukur.
“Kalau membawa 100 orang ke Toronipa, misalnya, dengan biaya sekitar Rp200 ribu per orang, totalnya sekitar Rp20 juta. Jadi perlu dihitung kembali secara rasional kebutuhan anggarannya,” jelas Fakrudin.
Melalui rapat konsultasi ini, Banggar berharap Bappeda dapat menyusun kembali struktur anggaran TP-PKK TA 2027 yang berfokus pada program-program prioritas dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Konawe. (Red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *